Blog ini membicarakan soal buku, bahasa dan dunia penerbitan secara khusus. Ini sebagai dedikasi kecintaan saya terhadap buku dan ilmu. Semoga bermanfaat untuk semua. Dalam masa yang sama ia juga merangkumi kembara kerjaya dan persoalan kehidupan.

26 Jamadilakhir 1432H - Buku adalah jendela dunia. Lewat sebuah buku kita bisa mendapat banyak pengetahuan. Sayangnya kebiasaan membaca di kalangan anak-anak mulai luntur.

Menurut sejumlah peneliti dari Gothenburg University di Sweden komputer dan permainan di dalamnya sebagai penyebab anak-anak malas membaca. Mereka juga kehilangan minat untuk meminjam buku di perpustakaan.


“Minat membaca mereka turun kerana lebih memilih bermain komputer,” kata Professor Monica Rosen yang memimpin penelitian ini. “Namun ini tidak bererti kemampuan akademik mereka juga rendah.”


Penelitian ini membandingkan minat membaca para anak-anak usia 9 dan 10 tahun di Sweden, Amerika Syarikat, Itali dan Hungari. Mereka menemukan sejak 1991, minat membaca di Amerika Syarikat dan Sweden terus turun. Namun anak-anak di Itali dan Hungari meningkat karena mereka tidak memiliki komputer di rumah.


Anak-anak di Amerika Syarikat dan Sweden juga lebih sedikit meminjam buku di perpustakaan. Mereka juga tidak suka menghabiskan waktu santainya dengan membaca buku. Dalam penelitian ini juga terungkap minat baca anak laki-laki lebih rendah berbanding perempuan. Mereka lebih suka bermain komputer daripada membaca.


-- Sumber: DAILY MAIL | PGR, laman web
Situs berita Tempointeraktif, 26 Mei 2011.

(Foto: Gerai Telaga Biru dirakamkan di hari terakhir Pesta Buku Antarabangsa Kuala Lumpur 2011.)

0 comments:

top